Sabtu, 03 Oktober 2015

Organisasi

Organisasi adalah Perkumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok yang dapat kita sebut sebagai wadah secara formal dan terorganisir, dan juga bekerjasama untuk mencapai tujuan tersebut sehingga lebih efisien ini juga dapat kita sebut sebagai proses. organisasi juga dapat bergerak,senantiasa hidup,berkembang dan berubah-ubah seiring perubahanya.

1.Pengertian organisasi dari tokoh-tokoh
Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan dan manajer untuk mengejar tujuan bersama.
James D. Mooney Pernah menerbitkan sebuah buku"ONWARD INDUSTRY" dan inti pendapat mereka yaitu organisasi merupakan faktor terpenting. dia juga mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih layaknya seperti perkumpulan yang telah terorganisir.
Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Drs. Malayu S.P Hasibuan menyatakan organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja yang saling berhubungan satu sama lainnya.
Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro menyatakan organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu seperti setiap kepala bagian saling bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan.
Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua  orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
James D Mooney berpendapat bahwa Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. (Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).
Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.
Max Weber Menurut pendapatnya pengertian organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalmnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu Sehingga terorganisir.


2. Ciri-ciri dan unsur-unsur Organisasi
1. Ciri-Ciri Organisasi
1. Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota dalam mencapai suatu tujuan dan dilakukan bersama-sama(cooperative), sehingga atasan dan bawahan harus saling membantu supaya tujuan terseut dapat tercapai.
2. Organisasi Mempunyai Aturan
Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir sehingga organisasi dapat berjalan tanpa kendala contohnya seperti : dateng tepat waktu, datang harus berseragam rapih.
3. Organisasi Termanajemen
Dalam suatu organisasi harus memiliki seorang manajemen yang berfungsi untuk memanajemen tata kerja dalam organisasi tersebut sehingga lebih efisien dan efektif. Untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team dan juga termanajemen contohnya seperti: didalam perusahaan pasti memiliki beberapa divisi seperti divisi keuangan yang tiap divisi dipimpin oleh seorang manajer yang bertugas untuk memanajemen divisinya.
4. Organisasi Terkordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres contohnya seperti: atasan memberi tugas kepada bawahan untuk mengatur tiap-tiap tugas yang akan dikerjakan oleh bawahanya.

2. Unsur- Unsur Organisasi
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut:
1. Man
Faktor Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2. Kerjasama
Faktor Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3. Tujuan Bersama
Faktor Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network) tujuan juga digunakan sebagai dorongan dan motivasi didalam organisasi.
4. Peralatan (Equipment)
Faktor peralatan adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor) yang digunakan dalam mendukung proses organisasi tersebut.
5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan dapat berupa wilayah dan bias juga ruang lingkup organisasi tersebut misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu.
6. Kekayaan Alam
Faktor Kekayaan Alam yaitu berupa  cuaca, keadaan geografis, flora dan fauna yang berfungsi untuk menunjang kegiatan organisasi.
7. Kerangka dan Konstruksi Mental
Faktor Kerangka dan Konstruksi Mental adalah susunan/landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut dibuat.

3. Bentuk-Bentuk Bagan struktur Organisasi
1) Bentuk Piramid.
Bentuk Ini Yang Paling Banyak Diguakan, Karena Sederhana, Jelas Dan Mudah Dimengerti terutama dalam penempatan kedudukan. Bagan organisasi bentuk Piramid adalah suatu organisasi dimana bentuk bagan organisasi tersebut mirip seperti piramid yang terdiri dari TOP, MID, dan LOWER. Dimana suatu pimpinan tertinggi ada di paling atas piramid dan tingkatan pimpinan menengah dan bawahan ada di bagian-bagian bawah, karna dalam organisasi pimpinan paling atas itu hanya sedikit anggotanya dibanding dengan bawahan yang jumlahnya lebih banyak jadi dibentuk lah seperti piramid yang semakin kebawah semakin banyak anggotanya. Bentuk piramid sering kali dipakai di organisasi-organisasi, karna bentuk piramid ini mudah dimengerti dan dipahami. Contohnya: seperti khasta pada Hindu.

 
2) Bentuk Vertikal.
Bentuk Vertikal Agak Menyerupai Bentuk Piramid, Yaitu Dalam Pelimpahan Kekuasaan Dari Atas Ke Bawah, Hanya Bagan Vertikal Berwujud Tegak Sepenuhnya. tugas atasan hanya mengatur bawahanya yaitu kepala dari tiap divisi yang di pantau oleh tim audit. Bagan ini akun terus bertambah panjang kebawah jika semakin banyak jabatan atau kepala-kepala bagian. Contohnya: seperti pangkat TNI.


3) Bentuk Horizontal.
Bagan Ini Digambarkan Secara Mendatar. Bagan organisasi bentuk horizontal atau mendatar adalah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk atau ujung  pimpinan tertinggi sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kearah kanan atau sebaliknya bagan ini lebih banyak di pakai dalam organisasi masyarakat. Contohnya seperti susunan kelurahan atau pertandingan bola

4) Bentuk Lingkaran.
Menggambarkan hubungan Antara Satu Jabatan Dengan Bawahan yang berbentuk melingkar . Bagan organisasi bentuk Lingkaran adalah suatu bentuk bagan organisasi dimana satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari luar bidang lingkaran ke arah titik tengah pusat lingkaran sedangkan di titik tengah adalah pejabat atau pimpinan tertinggi yang bertugas mengatur bawahanya. Sebenarnya konsep dari semua bagan hampir sama yaitu pemimpin hanyamenempati kedudukan paling atas atau pertama sedangkan bawahanya menempati kedudukan paling bawah atau luar.



Sumber:
http://v-ixio.blogspot.co.id/2013/10/bentuk-bentuk-bagan-struktur-organisasi_3.html
http://vallenitanshori.blogspot.co.id/2014/10/ciri-ciri-organisasi-berikut-tipe.html
https://siregarsiti.wordpress.com/2014/10/03/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/

Sabtu, 11 April 2015

Kasus Pembegalan
Apa itu kejahatan:
Secara yuridis, kejahatan dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan yang melanggar undang-undang atau ketentuan yang berlaku dan diakui secara legal. Secara kriminologi yang berbasis sosiologis kejahatan merupakan suatu pola tingkah laku yang merugikan masyarakat (dengan kata lain terdapat korban) dan suatu pola tingkah laku yang mendapatkan reaksi sosial dari masyarakat. Reaksi sosial tersebut dapat berupa reaksi formal, reaksi informal, dan reaksi nonformal.
Dalam Sebuah tindak kejahatan pasti ada yang melatar belakangi untuk melakukan perbuatan tersebut contohnya seperti dalam segi prekonomian. Yang tidak asing lagi yaitu kemiskinan  yang menyebabkan munculnya tidak kejahatan. karna untuk memenuhi kebutuhan hidupnya maka seseorang rela melakukan tindak kejahatan seperti pembegalan yang marak pada jaman sekarang ini hingga melibatkan anak di bawah umur.
Apa itu Begal:
Begal adalah suatu profesi yang banyak ditemukan di provinsi Lampung yaitu profesi dimana kita harus bersembunyi di hutan atau jalanan sepi dan diharuskan membawa senjata ringan, seperti pedang, chainsaw, AK-47, M16 dan pistol maka ketika ada kendaraan motor atau mobil lewat kemudian kita keluar dan menyetopnya.
Profesi seperti ini mirip dengan petak umpet, jadi ketika ada sebuah kendaraan macet dipinggir jalanan, maka para begal akan keluar untuk mengagetkan anda... ci luk ba... dan mereka akan meminta anda menyerahkan harta anda berupa uang atau barang berharga lainnya. Kalo di jaman sekarang itu Begala adalah suatu tindakan kejahatan yang merampas sepedamotor dengan paksa di jalanan
Pada kasus Pembegalan ini sangat erat sangkut pautnya dengan Tema Manusia Dan Penderitaan. karena kenapa?
Pembegalan itu Terjadi Berdasarkan beberapa latar belakang seperti susahnya mencari pekerjaan, karena dijaman sekarang ini lapangan pekerjaan semakin sedikit sedikit dan ledakan penduduk semakin banyak maka banyak lah pengangguran di mana-mana.
berikutnya adalah tunggangan hidup, di jaman sekarang ini biaya hidup itu semakin mahal seperti sandang,pangan,dan papan. Jangankan untuk makan jika kita ingin buang air kecil saja kita harus mengeluarkan uang sebesar 2000 rupiah Oleh karna itu kita dituntut untuk prefesional dalam memenuhi kebutuhan tersebut apalagi kalau sudah berkeluarga maka tunggangan hidupnya bertambah.
Selanjutnya Lingkungan hidup juga dapat berpengaruh oleh kepribadian dan tingkah laku seseorang, contohnya seperti kasus pembegalan di depok yang melibatkan anak dibawah umur sebagai pelaku pembegal yang kemudian di tanggkap pihak berwajib dan setelah itu di intogasi lah anak tersebut dan begitu mencengangkan bahwa anak tersebut melakukan tindak kejahatan berupa pembegalan dikarenakan teman-temannya pada melakukan hal tersebut jadi sangat jelas lingkungan juga dapat berpengaruh terhadap tingkah laku seseorang.
Kesimpulannya :
Penderitaan dapat menyebabkan seseorang melakukan hal yang dapat melanggar hukum. Apalagi jika perbuatan tersebut dapat meringankan penderitaan hidupnya. Tetapi itu semua tergantung pada dirikita sendiri jalan mana yang akan kita pilih untuk melawati penderitaan tersebut jalan yang baik atau jalan yang buruk, Penderitaan juga terjadi karena diri kita sendiri bukanya karena takdir jadi kita yng menentukan apakah kita akan menderita apakah kita akan lepas dari penderitaan seperti kemiskinan...

Saran :
Jika kita tidak ingin terlibat dalam kasus pembegalan baik yg membegal atau yang di begal, maka pertama kita harus pintar supaya mudah mencari pekerjaan sehingga meminimalkan tindak kejahatan serta menjauhi lingkungan yang bersifat negative karna lingkungan mempunyai peranan besar dalam kepribadian seseorang terutama pada masa remaja ini yang sedang proses mencari jati diri.
Dikutip dari:

Selasa, 07 April 2015

Bali nine

     Hak asasi Manusia adalah hak yang melekat pada martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan dan hak tersebut dibawah sejak dalam kandungan sehingga hak tersebut bersifat fitri (kodrati), bukan merupakan pemberian manusia atau mesin. Hak asasi manusia bersifat sangat mendasar (fundamental) bagi hidup dan kehiduan manusia dan merupakan hak kodrat yang tidak bisa dilepaskan dari dalam kehidupan manusia,Yang tercantum sesuai dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada  Pasal 28A ,Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Dan juga tidak ada sesuatu hal yang dilakukan dengan sengaja yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang terkecuali seseorang tersebut terkena kasus yang begitu berat sehingga wajib di beri hukuman yang berat yaitu  hukuman mati. Karena hukuman mati ini jalan satu-satunya supaya tersangka tidak melakukan hal yang sama contohnya seperti kasus yang baru-baru ini tenar di layar kaca Indonesia yaitu kasus Bali nine.

     Pada masa pemerintahan presiden jokowidodo, hukum sangat ditegakan dan hak asasi manusia di nomer dua kan, contohnya seperti kasus Bali nine. Bali nine adalah sebuah kasus terberat dalam hukum di Indonesia dimana pada kasus Bali nine ini terdapat beberapa terpidana mati yang berasal dari beberapa Negara luar yang akan di eksekusi mati karena terkait dengan kasus NARKOBA. Para terpidana mati ini pun telah melakukan berbagai cara untuk memperjuangkan hidupnya sperti meminta permohonan keringanan tahanan dengan berbagai cara kepada pemerintahan Indonesia akan tetapi permohonan tersebut  tidak di gubris oleh pemerintahan Indonesia. Dan semua usahanya dari pihak tepidana tersebut sia-sia, eksekusi pun akan tetap dilaksanakan. Eksekusi tersebut akan di lakukan di bali dan dikawal oleh beberapa pleton angkatan bersenjata lengkap serta dilengkapi dengan mobil baji(anti peluru) dan yang akanm mengeksekusi terpidana mati yaitu eksekutor yang di lengkapi dengan senjata laras panjang.

    Pada kasus ini peranan Ham sangat di perlukan karna setiap manusia mempunyai Ham. Yang terdiri dari  Hak Hukum (Legal Equality Rights) dan Hak Keadilan (Procedural Rights) Hak hukum(Legal Equality Right) Adalah Hak persamaan di depan hukum dan pemerintahan, yaitu hak yang berhubungan dengan kehidupan dan supremasi hukum.Contoh hak hukum adalah. Hak untuk perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan Negara asalnya. Hak untuk hidup yang sesuai dalam UUD . Hak untuk menerima layanan dan perlindungan hukum seperti menlu yang akan mencabut hub diplomasi dengan Indonesia jika grasinya tidak di gubris. Hak keadilan(Procedural Rights)Adalah  Hak untuk diperlakukan sama dalam proses pengadilan. Contoh hak peradilan adalah. Hak untuk pembelaan hukum di pengadilan. Pembelaan hukum yang dimaksud yaitu dengan cara meminta grasi kepada presiden yang bersangkutan Hak untuk persamaan perlakuan pencarian, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di depan hukum yang akan dilakukan.

    Kesimpulan Hukuman mati terjadi karena harus ada sanksi atau pertanggung jawaban dari apa yang telah di perbuat oleh seseorang tersebut, apalagi seseorang tersebut terjerat kasus yang sangat berat sehingga diputuskan untuk hukuman mati sebagai gantinya, dan juga berguna untuk peringatan kepada yang lainnya supaya sadar akan apa yang telah di perbuat sehingga memimalisir perbuatan tsb. Pada tersangka terpidana mati dia juga dapat mengajukan grasi yang di tulis kepada presiden yang bersangkutan yang berisikan permohonan atas hukuman matinya tersebut sehingga manusia dapat menggunakan ham(hak asasi manusia) untuk tetap hidup layaknya manusia yang lainnya karena hidup dan matinya seseorang itu sang maha kuasa lah yang menentukan bukan suatu lembaga ataupun yang lainnya . Saran Hukum itu harus di tegakan di Indonesia baik dengan cara yang sulit sekalipun supaya manusia tidak mengaggap remeh hukum.


 Dikutip dari: